NADIKABAR.COM — Balai Karantina Kepulauan Riau (Karantina Kepri) Badan Karantina Indonesia (Barantin) memusnahkan 29 ton bawang putih asal China setelah seluruh muatan dalam satu kontainer ditemukan dalam kondisi rusak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Batam, Kepri.

Kepala Karantina Barantin Hasim mengatakan tindakan tersebut dilakukan untuk memastikan media pembawa yang masuk ke wilayah Indonesia memenuhi persyaratan dan tidak menimbulkan risiko.

"Bawang putih merupakan komoditas yang sangat penting karena digunakan dalam mengolah masakan. Karantina berkomitmen penuh dalam menjaga pangan segar asal tumbuhan yang dikonsumsi masyarakat dalam keadaan sehat dan aman," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kepri, Sabtu.

Puluhan ton bawang putih tersebut terlebih dahulu dihancurkan menggunakan ekskavator sebelum kemudian dikubur dengan tanah.

Hasim mengatakan temuan bermula ketika pengguna jasa mengajukan importasi bawang putih melalui aplikasi Permohonan Tindakan Karantina (PTK) Online.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan administratif dan kesesuaian dokumen.