Dirman mengatakan pelayanan pada titik-titik tersebut tetap berjalan selama 24 jam. Selain itu, pihaknya juga melakukan patroli di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi jalur pemasukan dan pengeluaran komoditas secara tidak resmi.

Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Bandara Lombok Karantina NTB Farhan mengatakan pengawasan di bandara dilakukan lebih intensif, karena adanya potensi lonjakan jumlah penumpang saat ajang internasional.

"Di bandara kami lebih intensif lagi, karena memang adanya lonjakan penumpang, tapi secara regulasi pada intinya sama, dalam hal pemeriksaan, pengawasan maupun pelayanan operasional," ucap dia.

Farhan mengatakan pihaknya tetap memastikan pelayanan operasional berjalan, sehingga mobilitas masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan balapan internasional, termasuk MotoGP Mandalika dapat berlangsung tanpa menghambat proses pelayanan karantina.