NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tambora makin meluas. Titik api baru muncul di beberapa lokasi.

Kepala Balai TN Tambora, Abdul Azis Bakry, mengatakan titik api kembali muncul di wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Kore dan SPTN II Pekat pada Rabu (9/9). Kebakaran lahan di dua titik itu terjadi Jumat (11/9).

Di wilayah SPTN I Kore Resor Piong, kebakaran terpantau sejak 9 September 2026 dari arah Jalur Hutan Tanaman Industri (HTI) Labu Nae sampai pada Doro Tabe Nae dan berkembang ke arah selatan serta barat daya hingga mendekati Jalur Pendakian Piong Pos 2 dan Pos 3.

"Berdasarkan pemantauan dan pengukuran terakhir pada 11 September 2026, area terdampak teridentifikasi sekitar 358,16 hektare," ungkap Abdul melalui siaran pers, Minggu (13/9/2026).

Petugas mengalami kendala ketika berusaha memadamkan api karena sejumlah titik kebakaran tidak dapat dijangkau menggunakan kendaraan. Petugas harus berjalan kaki melewati jurang, punggungan bukit, serta medan terbuka dengan waktu tempuh sekitar 5-6 jam untuk mencapai titik api.