NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh titik kawasan Taman Nasional (TN) Berbak masuk tahap pendinginan dampak hujan yang mengguyur selama dua hari di wilayah tersebut.

"Alhamdulillah, hujan selama dua hari sudah memadamkan tujuh lokasi kawasan TN yang terbakar," kata Kepala Balai TN Berbak dan Sembilang Yunaidi di Jambi, Senin.

Ia menambahkan saat ini personel gabungan dari Manggala Agni, Polisi Kehutanan (Polhut), TNI dan Polri masih di lapangan untuk memadamkan sisa tanah gambut yang terbakar.

Proses pendinginan tersebut tengah berlangsung di wilayah Desa Rantau Rasau, Kecamatan Berbak, Desa Labuhan Pering, Sungai Sayang, Sungai Cemara dan Air Hitam Dalam, Kecamatan Sadu. Dua wilayah tersebut berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Sejauh ini, pihak TN Berbak belum bisa menghitung luasan lahan yang terbakar, karena satuan tugas (satgas) gabungan masih melakukan proses pendinginan. "Belum (luas lahan belum bisa dihitung)," tambahnya.

Berdasarkan data satgas karhutla Jambi, Minggu (25/10), 11,5 hektare kebakaran di kawasan TN Berbak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih dalam proses pemadaman, 2,2 hektare masuk proses pendinginan.

Selain itu, untuk wilayah Kabupaten Muaro Jambi satu hektare dalam tahap pemadaman, dua hektare masuk proses pendinginan.

Di Kabupaten Batang Hari dan Sarolangun tidak ditemukan titik api (firespot), berdasarkan data tiga hektare lahan di dua wilayah tersebut masuk proses pendinginan.

Berdasarkan data informasi penegakan hukum satgas karhutla, terdapat 91 kasus, 71 masuk proses penyelidikan (lidik), 20 penyidikan (sidik) dan 18 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, selama proses pemadaman, sejak awal Oktober lalu, Manggala Agni menambahkan perkuatan personel bantuan dari Jambi dan Riau.

Ke-104 personel Manggala Agni itu ditempatkan untuk wilayah Tahura Orang Kayo Hitam di Kelurahan Tanjung hingga Gedong Karya dan Seponjen, dengan mengerahkan 34 personel dari tiga Daops, yakni Manggala Agni Daops Kota Jambi satu sebanyak 12 personel dengan 3 mesin dan 20 rol selang.

Daops Muara Tebo 12 personel dengan 3 mesin dan 20 rol, serta Daops Kota Jambi dua sebanyak 10 personel dengan 3 mesin dan 25 rol.Kemudian, di Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dikerahkan 17 personel yang terdiri atas Manggala Agni Daops Pekanbaru 12 personel dengan membawa lima mesin dan 40 rol, serta Brigade Dal TN Berbak Sembilang lima personel dengan satu mesin dan 10 rol.

Di Rantau Rasau Desa, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi sebanyak 17 personel diturunkan, yakni dari Daops Dumai 12 personel dengan tiga mesin dan 30 rol, dan Brigdal TNBS 5 personel dengan satu mesin dan 10 rol.

Untuk Desa Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, pemadaman difokuskan di dua dusun, yakni Dusun Sungai Kapas dan Dusun Labuhan yang berbatasan dengan lahan PT Indo Kebun Lestari (IKL) masing-masing dikerahkan delapan personel dari Daops Bukit Tempurung dengan tiga mesin dan 20 rol selang.

Selanjutnya, di Sungai Cemara, Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi juga dikerahkan delapan personel Daops Bukit Tempurung dengan menurunkan tiga mesin dan 13 rol, di Desa Sungai Rambut, Kecamatan Berbak tujuh personel Brigdal TNBS dengan satu mesin dan 10 rol.

Kemudian, tambahan untuk Desa Air Hitam Laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 5 personel Brigdal TNBS dengan satu mesin dan 10 rol.