NADIKABAR.COM — Sebanyak 1.070 penumpang terdampak pembatalan tujuh penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akibat kondisi cuaca buruk yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Ruly Artha dalam keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Selasa, mengatakan pembatalan tersebut tercatat dalam data operasional bandara pada Senin (12/10).
"Data operasional pada 12 Oktober 2026, tercatat tujuh penerbangan mengalami pembatalan dengan total 1.070 penumpang terdampak," ujarnya.
Ia merinci tujuh penerbangan yang dibatalkan terdiri atas tiga penerbangan rute Makassar–Sorong, satu penerbangan Makassar–Ambon, dua penerbangan Makassar–Ternate, dan satu penerbangan Makassar–Mamuju.