Berdasarkan catatan INACA, sejumlah penerbangan di wilayah Kalimantan hingga Papua telah mengalami gangguan akibat dampak karhutla. Di Kalimantan Barat, operasional penerbangan di Bandara Supadio Pontianak dan Singkawang terdampak jarak pandang yang turun hingga di bawah 1.000 meter.
Kondisi tersebut menyebabkan lebih dari 21 penerbangan mengalami gangguan, mulai dari keterlambatan, pengalihan rute, hingga pembatalan penerbangan.
Gangguan serupa juga terjadi di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, yang menyebabkan sejumlah jadwal penerbangan mengalami keterlambatan.
Di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, jarak pandang bahkan dilaporkan sempat turun hingga sekitar 200 meter sehingga memicu keterlambatan penerbangan.
Sementara itu, kabut asap di sekitar Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, menyebabkan jarak pandang menyusut hingga sekitar 800 meter. Kondisi tersebut membuat sejumlah pesawat harus melakukan holding dan sebagian penerbangan dialihkan.
Gangguan akibat kabut asap juga tercatat terjadi di sekitar Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, yang mengakibatkan keterlambatan sejumlah penerbangan.