Kini, meski terpantau karhutla telah padam di sejumlah titik, Gatot memastikan BPBD bersama stakeholder yang lain terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kembali munculnya titik api.
"Kami terus melakukan pemantauan hotspot melalui satelit, mengerahkan satuan tugas darat, hingga menyiapkan helikopter untuk operasi water bombing darurat," ujar Gatot.
Selain memicu kebakaran luas di berbagai wilayah, musim kemarau tahun 2026 yang diperparah oleh fenomena El Nino juga mengakibatkan krisis pasokan air bersih dan kekeringan.
Merespons kondisi itu tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan status siaga darurat kekeringan serta karhutla melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026 yang berlaku selama 133 hari untuk 38 kabupaten dan kota.
Kini, dari jumlah tersebut, 25 kabupaten/kota di Jatim telah menaikkan status menjadi keadaan darurat kekeringan di tingkat daerah masing-masing.