"Kekeringan ini berdampak pada 926 desa di 260 kecamatan, dengan total jumlah penduduk yang terdampak mencapai 1.582.627 jiwa atau 489.608 kepala keluarga," ucap Gatot.
Gatot mengatakan, untuk mengatasi hal itu, pemerintah terus mengirimkan bantuan logistik dan pasokan air bersih ke pelosok desa yang mengalami kekeringan.
Pemerintah juga menyalurkan ribuan fasilitas penampungan agar masyarakat dapat menyimpan cadangan air bersih secara komunal di desa mereka.
"Total distribusi air bersih yang sudah direalisasikan mencapai 38.210.000 liter lewat 13.835 ritase. Kami juga mendistribusikan 1.400 tandon air, 5.000 jerigen, 500 tandon lipat, serta 17.500 terpal," kata Gatot.