Purwantono mengatakan proses pemadaman saat ini masih dilakukan oleh petugas dan relawan. Upaya tersebut dilakukan agar api segera padam dan tidak merembet lebih jauh.
"Melibatkan semua pihak. Di antaranya TNI/Polri, BPBD setempat, relawan, pihak terkait dengan pariwisata, serta unsur lainnya," pungkas Purwantono.
Diberitakan sebelumnya, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gunung ijen Kamis (3/9) tepatnya tepatnya di area Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup.
Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Purwantono mengonfirmasi bahwa titik api terdeteksi menyala sejak dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.