Venny menegaskan massa datang untuk menyampaikan aspirasi dan meminta penyelesaian, bukan melakukan tindakan kekerasan.

Dia juga meminta apabila terdapat persoalan kepemilikan atau sengketa, penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme hukum.

Selain kepada Pemprov DKI, Venny mengatakan pihaknya juga meminta kepolisian untuk turut membantu. Mereka berharap aparat dapat membantu mencari penyelesaian atas persoalan yang berdampak terhadap para pekerja tersebut.

“Ya harapannya Pak Gubernur juga bisa buka tembok itu, tempat usaha kami dibuka. Siapa yang memberi izin? Kami bayar pajak, kami taat pajak,” ungkapnya.

Terkait upaya penyelesaian sebelumnya, Venny mengatakan mediasi telah dilakukan antara pihak-pihak yang berkepentingan, namun pertemuan tersebut belum menghasilkan titik temu.