"Aku kira ditariknya baru bulan ini, ternyata pas aku cek sampai sudah satu tahun, sudah dari Agustus 2025. Di akhir-akhir sih gak ada gelagat sama sekali, nggak ada yang mencurigakan sama sekali ya. Cuman dia kan ngabisin saldonya bulan ini tuh Rp450 juta," jelasnya.
Pihak Vilmei juga membawa bukti-bukti baru ke hadapan penyidik. Berdasarkan hasil rekap sementara, kerugian yang dialami tidak hanya berhenti di angka Rp 1,3 miliar seperti yang dilaporkan di awal, namun mencapai Rp 3 miliar lebih.
"Belum bisa sebut lah Kak, tapi banyak lah, di atas Rp 3-an (miliar) lah kayaknya. Tapi kita belum hitung akurat ya, itu cuma perkiraan kasar dulu gitu. Jadi dia ternyata dari tahun lalu sudah sering beli parfum aku dengan harga 6 ribu, terus nyuruh teman-temannya beli," terang Vilmei.