"Jika saya mampu bersaing lebih ketat dan mendekati para pembalap top, mungkin saya bisa mengambil risiko mengalami kecelakaan atau menahan rasa sakit itu," kata juara MotoGP 2024 ini.

"Namun, saya menyadari bahwa saya tidak memiliki cukup kendali atas tangan saya dengan kekuatan yang saya miliki. Jadi saya memutuskan bahwa pilihan terbaik adalah mundur," ucapnya.

Setelah MotoGP Malaysia, agenda selanjutnya adalah MotoGP Qatar 2026 pada 6-8 November 2026. Artinya pula Martin hanya punya waktu tak sampai sepekan untuk balapan selanjutnya.