NADIKABAR.COM — Setiap manusia membutuhkan ruang untuk didengar. Anak membutuhkan orang tua yang bersedia mendengarkan. Karyawan memerlukan ruang untuk menyampaikan pendapat.
Demikian pula rakyat dalam sebuah negara. Mereka membutuhkan saluran untuk menyampaikan kegelisahan, kritik, harapan, dan aspirasinya.
Sesuatu yang terus dipendam dapat berubah menjadi tekanan. Dalam psikologi ada istilah katarsis, yang secara umum menggambarkan proses mengungkapkan dan mengolah emosi sehingga seseorang memperoleh kelegaan serta mampu melihat persoalan dengan lebih jernih.
Namun, katarsis bukan sekadar pelampiasan. Ekspresi yang sehat membutuhkan pengendalian diri, pemahaman terhadap persoalan, serta arah penyelesaian. Prinsip yang kurang lebih sama dapat dibaca dalam kehidupan demokrasi.