"Kami berharap masyarakat bisa mendukung proses pengerjaan ini. Kalau ada sedikit gangguan selama pekerjaan berlangsung, tentu itu bagian dari proses untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Yang penting semuanya dikomunikasikan dengan baik dan jangan sampai mengganggu kepentingan masyarakat secara berlebihan," ujarnya.
Lebih lanjut, Kent mengingatkan masyarakat agar ikut merawat saluran air setelah pengerjaan selesai. Warga diminta tidak membuang sampah ke dalam saluran karena dapat menghambat aliran air dan mengurangi fungsi drainase.
"Harapan kami sederhana, setelah dibangun jangan hanya pemerintah yang menjaga. Warga juga harus ikut merawat. Jangan buang sampah ke saluran, jangan menutup atau menghambat aliran air, dan kalau ada kerusakan segera disampaikan kepada pihak terkait. Kalau semua ikut menjaga, manfaatnya tentu akan kembali kepada masyarakat sendiri," ujarnya.
Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur lingkungan harus memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pengawasan terhadap pengerjaan juga perlu dilakukan agar hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga.
"Saya akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur ini bisa menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan agar bisa dilakukan secara berkelanjutan. Saya juga berharap agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut mengawasi dan memberikan masukan apabila ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Saya ingin agar saluran air ini benar-benar berfungsi dan bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang," tutupnya.