KBRI Yangon berkomitmen untuk mengawal dan menindaklanjuti hasil pertemuan dalam expo tersebut, terutama terkait pengembangan hubungan dagang, kemitraan distribusi, dan kerja sama pendidikan, agar berkembang menjadi kerja sama konkret dan berkelanjutan.
Langkah itu merupakan bagian dari upaya KBRI Yangon mendorong diplomasi ekonomi dan pendidikan yang memperluas peluang bagi masyarakat, memberikan manfaat nyata bagi kedua negara, serta mempererat persahabatan Indonesia dan Myanmar.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, total perdagangan antara kedua negara mencapai 958,9 juta dolar AS (sekitar Rp17,38 triliun) sepanjang 2025 dan 687,1 juta dolar AS pada Januari-Agustus 2026 (Rp12,45 triliun).