"Tetapi, kan ini keriuhannya terus kan? Sehingga saya nanti hari Senin akan berkunjung langsung ke Pemda Sumedang. Nanti saya akan tanya Bupati, Wakil Bupati, istrinya, sekprinya, akan saya tanya langsung," tegasnya.

Dedi mengatakan, pertemuan tersebut akan dilakukan dengan pendekatan personal. Ia ingin mendengarkan langsung keterangan dari pihak-pihak terkait dalam suasana yang lebih terbuka.

"Saya akan mengajak ngobrol sebagai orang tua pada anak-anak atau pada adik-adiknya. Sehingga saya nanti bisa mendapatkan kesimpulannya secara langsung," ungkapnya.

Dedi menjelaskan, sejak awal dirinya memang sengaja tidak turun langsung dalam pemeriksaan karena investigasi telah ditugaskan kepada Inspektorat. Menurutnya, Gubernur tidak tepat jika secara langsung menjadi pihak yang memeriksa persoalan tersebut.

"Kalau kemarin kan menugaskan Inspektorat karena memang tugasnya. Masa Gubernur langsung yang memeriksa kan nggak bagus," ujarnya.

Namun, setelah Inspektorat menyelesaikan pemeriksaan dan tidak menemukan pihak yang mengakui adanya peristiwa tersebut, Dedi merasa perlu mendengar langsung keterangan pihak-pihak yang terlibat.

"Sehingga karena Inspektorat sudah memeriksa hasilnya tidak ada, yaitu tidak ada satu pun yang mengakui peristiwanya ada, maka saya nanti akan segera bertemu dengan Bupati, Wakil Bupati, serta keluarganya untuk bicara dari hati ke hati," pungkas Dedi.

Wabup Sumedang M Fajar Aldila sempat memberikan keterangan mengenai kasus yang menyeret namanya. Dia mengaku tidak ambil pusing atas rumor yang beredar dan hanya ingin fokus bekerja.