"Menanggapi isu-isu tidak sedap yang menghadapi isu-isu itu, saya tidak ambil pusing rekan-rekan, saya bilang tadi, gosip-gosip yang tidak berlandaskan sumber saya daripada sibuk klarifikasi A, klarifikasi B mending kerjaan, fokus kerja, kerja," ujar Fajar
Fajar mengatakan, sumber maupun fakta yang beredar di medsos tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menduga ada unsur politis di balik kabar yang kini tengah menjadi perbincangan.
"Tujuan-tujuan isu-isu ini saya ingin dalami, apa maksud dan tujuannya, apakah maksud dan tujuannya politik? Apakah maksud dan tujuannya seperti apa? Itu yang sedang saya coba dalami," katanya.
"Jadi untuk rekan-rekan, jangan termakan saya hanya mengingatkan kepada masyarakat jangan tergampang termakan narasi, penggiringan opini yang tidak jelas apalagi dari pesan-pesan berantai yang sumbernya tidak jelas, kita harus menjadi masyarakat yang cerdas Bahwasannya memang ada apa? Tidak ada apa," sambungnya.
Dalam kesempatan ini juga, Fajar mengungkapkan bahwa tidak adanya rangkaian peristiwa seperti yang beredar saat ini. Bahkan, lanjut dia, untuk Sekpri nya masih bekerja di lingkungan Pemkab Sumedang.
"Saya bilang semuanya tidak ada, gosip, nanti gini biarkan semuanya saya mau cari tahu dulu dalami langkah-langkah yang ini, pasti rekan-rekan media yang pertama lebih awal. Makanya saya itu bingung sudah lah, nanti saya tidak bisa jawab saya cuma mau kerja, kerja, kerja karena bingung juga mau menanggapinya seperti apa," ungkapnya.
"Nanti dijelaskan ada momentumnya. Maksudnya rekan-rekan juga jangan tergiring opini bisa dikomunikasikan langsung ke orangnya. Masih (bekerja), tanya aja orangnya (Sekpri) makanya saya juga bingung saya bingung, kalian bingung, siapa bingung semuanya bingung," kata Fajar.