NADIKABAR.COM — Wina, (ANTARA/PRNewswire)- Di ajang Network X 2026, CTM memaparkan rencana pengembangan jaringan yang aman. Perusahaan telekomunikasi tersebut mempercepat transformasi jaringan dari sekadar sarana konektivitas menjadi infrastruktur yang cerdas, andal, dan aman. Langkah ini akan mempercepat transformasi digital dan penerapan teknologi cerdas di kalangan perusahaan di Makau.
Kebutuhan jaringan yang mampu mendukung AI dengan keandalan tinggi dan latensi rendah mendorong CTM mengembangkan infrastruktur yang lebih cerdas, andal, dan aman. Dengan menerapkan AGW dan mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam broadband network gateway (BNG), CTM membuat jaringan mampu mengenali kebutuhan layanan dan menyesuaikan arus penggunaan data secara dinamis. Dengan demikian, data dapat dialihkan melalui jalur paling optimal untuk meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus menekan biaya bandwidth internasional.
Melalui pengembangan AGW 2.0, CTM akan mengintegrasikan telemetri dan perangkat analisis berbasis AI untuk beralih dari optimalisasi manual menuju proses optimalisasi otomatis. Lewat langkah ini, CTM dapat menghadirkan layanan yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan untuk berbagai skenario bernilai tambah tinggi. Upaya tersebut juga dapat mendorong pertumbuhan pendapatan dari segmen pelanggan pemerintah dan perusahaan.
CTM menilai keamanan jaringan ke depan tidak cukup hanya mengandalkan firewall di titik masuk jaringan. Fitur keamanan perlu terintegrasi langsung ke dalam jaringan. Untuk mewujudkan pendekatan tersebut, CTM mengidentifikasi tiga bidang utama sebagai fokus modernisasi jaringan:
Selain menjadi landasan untuk meningkatkan daya saing jaringan Makau, peta jalan pengembangan teknologi ini juga menjadi referensi baru bagi operator telekomunikasi di seluruh dunia untuk beralih ke jaringan cerdas dan aman pada era AI.