"Ini kabar baik, tetapi bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Padamnya nyala api harus diikuti penyisiran, pemantauan berulang, dan verifikasi lapangan. Tugas Satgas adalah memastikan pengendalian berjalan sampai risiko kebakaran ulang benar-benar ditekan," lanjutnya.
Sebanyak 78 personel regu pemadaman darat, kata Jumadi telah dimobilisasi dalam operasi yang dikoordinasikan UPT Tahura R Soerjo. Saat ini masih ada 19 personel di lokasi dan dijadwalkan turun melalui jalur Tretes, Pasuruan, setelah menyelesaikan pengecekan sektor dan memastikan kondisi lapangan aman.
"Hari ini tim darat tetap melakukan pemantauan di lokasi kebakaran dan kawasan sekitarnya. Pemeriksaan diarahkan pada titik yang berpotensi menyimpan bara, vegetasi terbakar, perubahan cuaca dan angin, serta kemungkinan munculnya asap baru. Pola pemantauan akan disesuaikan dengan kondisi medan dan hasil evaluasi harian, dengan keselamatan personel sebagai pertimbangan utama," tandasnya.