"Penanganan pembuatan sekat bakar ini melibatkan personel dari pihak Polres Batu, Kodim, BPBD Batu, BPBD Malang, relawan, masyarakat sekitar, hingga penyedia jasa Perhutani. Jumlah personel darat yang diterjunkan sejak pagi tadi sekitar ratusan orang," terang Kelik.
Kelik menambahkan, kobaran api hingga kini masih membara dan belum berhasil dikendalikan secara penuh. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, hembusan angin kencang sejak Sabtu malam telah membuat pergerakan api meluas hingga menjangkau kawasan Gunung Kawi Najang.
"Kebakaran sendiri tadi malam itu informasi dari teman-teman sudah ke Gunung Kawi Najang, melebarnya ke arah barat dan selatan juga," jelasnya.
Peristiwa kebakaran ini merupakan kemunculan titik api susulan dari rentetan insiden pada awal pekan. Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Selasa (1/9) dan sempat menghanguskan lahan seluas 15 hektare sebelum berhasil dipadamkan sore harinya.
Namun, hembusan angin kencang memicu timbulnya titik api baru di lokasi semula petak 100 pada Jumat (4/9) sekira pukul 10.00 WIB.