BPBD Kuningan juga menyiapkan water tank berkapasitas 5.000 liter untuk mendukung suplai air dalam proses penanganan. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Balai TNGC, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat peduli api (MPA) di kawasan TNGC.
Kebakaran hutan dan lahan di gunung Ciremai mulai terjadi sejak Senin (7/9) sekitar pukul 12.00 WIB. Kepulan asap di kawasan lahan TNGC di Blok Cileutik kemudian merembet ke Blok Cimaung dan Blok Manguntapa.
Berdasarkan video resmi TNGC, terlihat api menyala di area lahan yang terdiri atas ranting dan pepohonan. Akibat kebakaran tersebut asap mengepul hingga menutupi area hutan yang dipenuhi pepohonan.
Artikel ini telah naik di NadiKabar.