"Kalau yang terbakar sereseh, pohon aman, dan biasanya subur lagi saat musim hujan tiba. Untuk luasan belum kita data yang terakhir," ujar Heri.

Menurut Heri, api sudah tidak terlihat sekitar pukul 14.00 WIB tadi. Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar serasah di sekitar hutan.

Sementara itu Kepala Desa Jotangan, Sumarno, menyatakan kebakaran di lahan Perhutani di wilayahnya tidak sampai berdampak ke permukiman.

"Terakhir (kebakaran) itu tadi malam, untuk hari ini sepertinya sudah tidak ada," kata dia saat dihubungi.