"Prioritas kita adalah mengendalikan kebakaran sekaligus memastikan keselamatan seluruh personel dan pengunjung. Semua unsur telah bergerak bersama. Dalam kondisi seperti ini, tidak ada kepentingan yang lebih utama daripada keselamatan manusia dan perlindungan kawasan," tegas Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur Nur Patria Kurniawan, Jumat (4/9/2026).

Melihat laju api yang kian mendekati zona aktivitas publik, Nur Patria menekankan perlunya pembatasan hingga penyesuaian aktivitas wisata. Langkah tersebut diperlukan untuk memberikan ruang gerak yang aman bagi personel dalam melakukan penanggulangan.

"Ketika api sudah memasuki kawasan TWA, kita tidak boleh mengambil risiko yang tidak perlu. Akses dan aktivitas wisata perlu disesuaikan dengan perkembangan kondisi lapangan agar tim dapat fokus melakukan penanganan secara aman," pungkasnya.