Agustiningtyas tak memungkiri faktor alam sangat menentukan upaya pemadaman api yang dijalankan petugas menggunakan peralatan gebyok dari ranting maupun bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.

"Kalau wilayah yang tidak bisa dijangkau, kami menggunakan sekat bakar demi keselamatan teman-teman dan relawan, karena itu menjadi yang paling utama," ujar dia.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menyatakan untuk di wilayah setempat ditemukan sebanyak 57 hotspot atau titik panas.

Area terdampak kebakaran yakni Bukit Budugasu, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari dan sabana di Bukit Lincing, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang. Dua lokasi itu menjadi fokus upaya pemadaman melalui operasi darat yang melibatkan 56 petugas dari kepolisian hutan, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, sampai relawan.