Meski api utama mulai padam, kondisi TPA Ciniru belum sepenuhnya aman. Asap masih mengepul dan sejumlah titik panas (hotspot) masih ditemukan di bagian dalam tumpukan sampah.

"Iya kan asap masih ada ya, terus di dalam tuh ada beberapa titik panas yang masih ada. Mungkin kami coba pendinginan lah ya, khawatir ini memicu titik-titik api yang baru gitu," ucapnya.

Proses pendinginan dilakukan dengan menyiramkan air ke area yang masih mengeluarkan panas. Petugas juga menggunakan tanah untuk menutup dan mengubur bagian tumpukan sampah yang berpotensi kembali terbakar.

"Dengan kemarin tuh menggunakan air lah tetap seperti biasa, kemudian juga menggunakan tanah ya, dibongkar kemudian dimasukin tanah ya ini dikubur sama tanah gitu. Teman-teman LH (Lingkungan Hidup) kemarin yang melakukan eksekusi di lapangan," jelas Teten.

Kebakaran tersebut melahap hampir seluruh area TPA Ciniru. Dari total luas sekitar 5,5 hektare, area yang terdampak diperkirakan mencapai lima hektare. "Kurang lebih lima hektar, dari semua 5,5 (hektar) luas TPA Ciniru. Jadi tersisa sekitar 500 meter," katanya.