Menghadapi medan curam di ketinggian tersebut, tim gabungan Perhutani diterjunkan langsung ke lokasi untuk memadamkan titik api secara manual sekaligus membuat sekat bakar (firebreak) guna menghentikan penyebaran api agar tidak meluas ke area hutan lainnya.
Sebagai langkah antisipasi berulangnya bencana serupa, KPH Banyuwangi Barat telah menyiapkan serangkaian strategi mitigasi pencegahan karhutla di antaranya, memasang papan peringatan bahaya kebakaran di titik-titik strategis yang mudah terlihat oleh masyarakat, memberikan edukasi bahaya karhutla secara tatap muka saat bertemu warga maupun dalam forum masyarakat.
"Kami juga mengandalkan komunikasi intensif bersama tokoh masyarakat dan instansi terkait tingkat kabupaten hingga kecamatan melalui grup WhatsApp khusus agar penanganan api dapat dilakukan secepat mungkin sebelum membesar," tambahnya.