NADIKABAR.COM — Persela Lamongan gagal meraih kemenangan saat menjamu De Red FC setelah bermain imbang 2-2 pada lanjutan kompetisi Pegadaian Championship di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Minggu.
Persela membuka keunggulan lebih dahulu melalui gol Juninho Cabral pada menit ke-12. Sementara tim tamu De Red FC menyamakan kedudukan melalui Fellipe Cabral Veloso Santos pada menit ke-55.
Tuan rumah kembali memimpin lewat gol Caique Silvio Souza da Silva pada menit ke-62, namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan setelah Keven Moraes mencetak gol penyeimbang bagi De Red FC pada menit akhir tambahan waktu babak kedua.
Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti menyampaikan kekecewaannya atas hasil imbang yang memperpanjang tren negatif timnya yang kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.
"Sebagai pelatih saya bertanggung jawab atas hasil ini. Memang tidak mudah mengangkat performa tim dalam situasi yang grafiknya lagi menurun," katanya saat jumpa pers usai pertandingan.
Ia menegaskan bahwa tim harus segera bangkit saat melawan Persipura pada pertandingan akhir putaran pertama dengan melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan tim.
"Life must go on. Kami harus segera bangkit," katanya.
Mewakili rekan satu tim, pesepak bola Persela Showwam Ilham juga turut menyampaikan permintaan maaf kepada suporter Lamongan, dan timnya bertekad untuk segera bangkit serta melakukan evaluasi total jelang laga berikutnya melawan Persipura.
Hasil tersebut membuat Persela harus puas berbagi poin meski tampil lebih dominan.
Berdasarkan data statistik pertandingan, Persela mencatat penguasaan bola sebesar 54 persen, sedangkan De Red FC 46 persen.
Persela juga unggul dalam jumlah tembakan sudut dengan empat berbanding satu hingga babak pertama, serta total tembakan sebanyak 19 kali berbanding 16 milik tim tamu.
Dari total tembakan tersebut, Persela mencatat delapan tembakan tepat sasaran, sementara De Red FC menghasilkan lima tembakan tepat sasaran.
Hasil imbang itu juga menjadi pekerjaan rumah bagi Persela untuk memperbaiki konsistensi permainan, terutama dalam menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu Pelatih De Red FC Aji Santoso mensyukuri hasil satu poin tandang dan sesuai dengan targetnya untuk mendapat poin meskipun sempat tertinggal lebih dulu.
"Kami bersyukur bisa mendapatkan poin di sini sesuai dengan target kami, minimal 1 poin. Pertandingan cukup seru dengan saling berbalas gol," ujarnya.
Sementara pemain De Red FC Supriadi menilai timnya masih perlu evaluasi dalam memaksimalkan peluang.