Awak pilot salah menafsirkan alarm ini sebagai peringatan konfigurasi lepas landas karena kedua peringatan menggunakan bunyi alarm yang sama.
Masker oksigen di kabin penumpang jatuh secara otomatis. Pilot menghubungi pusat operasi maskapai melaporkan masalah pendinginan peralatan (Equipment Cooling) dan alarm yang berbunyi.
Pesawat terus menanjak otomatis dengan autopilot hingga ketinggian jelajah 34.000 kaki. Karena tidak ada respons radio dari kokpit, pesawat mengikuti rute terprogram.
Mesin kiri pesawat mati akibat kehabisan bahan bakar pada pukul 08:50 UTC, disusul oleh mesin kanan. Awak kabin tersebut sempat terekam mengirim panggilan darurat "MAYDAY" di CVR.