Setelah itu, pesawat jatuh menabrak perbukitan di wilayah Grammatiko, Yunani (sekitar 33 km barat laut Bandara Internasional Athena).

Seluruh penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 121 orang tewas dalam kecelakaan ini.

Laporan resmi Komite Investigasi Kecelakaan Udara (AAIASB) menyimpulkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh faktor langsung dan laten.

Pilot tidak menyadari bahwa sakelar kontrol presurisasi kabin berada dalam posisi MAN (Manual) saat melakukan prosedur Preflight, checklist Before Start, maupun checklist After Takeoff. Pilot gagal mengidentifikasi arti sebenarnya dari Cabin Altitude Warning Horn serta indikasi turunnya masker oksigen penumpang, sehingga terus melanjutkan penerbangan menanjak.