NADIKABAR.COM — Produser, sutradara, dan pemeran film "Desember Jani" (Jani Be Good) menghadiri acara karpet merah Tokyo International Film Festival 2026 pada Senin (26/10) waktu setempat, saat hujan mengguyur Kota Tokyo di Jepang.
Produser Meiske Taurisia, sutradara Ariani Darmawan, serta pemeran Sigi Wimala, Chempa Puteri, Tutie Kirana, dan Hyori Mika tampak gembira saat berpose dalam acara karpet merah.
Film mereka masuk dalam Program Asian Future yang ditujukan untuk mendukung sineas muda dan berkembang di Asia, berpeluang mendapatkan Asian Future Best Film Award.
"Senang ya, pastinya senang dan excited untuk bisa masang film kita di Jepang. Di Tokyo International Film Festival. Dan penasaran juga gimana bakal komen-komennya ya dari para penonton," kata sutradara Ariani Darmawan kepada NadiKabar.
"Pasti suka," kata aktris senior Tutie Kirana, pemeran Oma, menyeletuk.
Ini merupakan kali kedua Tutie menghadiri Tokyo International Film Festival. Sepuluh tahun lalu dia bisa menghadiri festival berkat film "About a Woman."
Para pemeran cucu dalam film "Desember Jani", Chema Puteri (Jani) dan Hyori Mika (Julia), juga tidak bisa menyembunyikan kegembiraan mereka.
"Nervous banget karena ini pertama kali aku bisa berada di TIFF. And of course I'm really grateful. Aku seneng banget bisa berada di sini," kata Chempa.
"Dan juga it's an honor for me to be in here with my family. And I love them so much and thank you guys so much. Udah hadir ke acara ini," katanya.
Mika baru kali ini menghadiri Festival Film Tokyo, salah satu festival film bergengsi di Asia.
Dia senang bisa berjalan di karpet merah bersama para aktris serta sutradara dan produser film.
"It's like girls trip. Kayak lagi syuting lagi," kata Mika, mengundang tawa dari para kolega.
Sigi Wimala, yang berperan sebagai Winnie, senang bisa mendukung film panjang pertama Ariani Darmawan, yang sebelumnya dikenal lewat film pendek seperti "Sugiharto Halim."
"Dan kita berharap dengan adanya 'Jani Be Good' di TIFF kali ini membuka peluang kompetisi, menang di kompetisi," ujar Sigi.
Film "Desember Jani" bercerita tentang Jani (Chempa Puteri), seorang anak berusia 13 tahun yang menunggu kakaknya, Julia (Hyori Mika), pulang setelah Julia pergi dari rumah tanpa pamit.
Jani menyalahkan ibunya, Winnie (Sigi Wimala), ibu tunggal yang terus bekerja sebagai tulang punggung keluarga sambil menyimpan rasa bersalah.
Dia mendapatkan rasa nyaman dari sang Oma (Tutie Kirana), yang sehari-hari berjualan lumpia.
Jani menyimpan rahasia. Ia sebenarnya tahu Julia baik-baik saja dan diam-diam masih berkomunikasi dengannya.
Dalam empat hari pada bulan Desember, pilihan Jani mengantarkan empat perempuan dalam keluarga tersebut pada percakapan yang selama ini mereka hindari.
Produser Meiske Taurisia mengemukakan arti penting keikutsertaan film "Desember Jani" dalam kompetisi Asian Future TIFF 2026.
"Kompetisi Asian Future adalah ruang kurasi bergengsi bagi sutradara baru dengan visi sinematik yang kuat di Asia. Kehadiran Desember Jani di panggung ini mengukuhkan bahwa narasi lokal yang jujur dan menyentuh memiliki daya pikat universal," katanya.
"Ini adalah langkah awal yang indah sebelum film ini akhirnya pulang menemui penontonnya di Indonesia," ia menambahkan.
"Desember Jani" menambah daftar film Palari Films yang masuk festival film internasional setelah "Monster Pabrik Rambut" hadir di Berlinale 2026.
Tokyo International Film Festival 2026 dilaksanakan dari 26 Oktober hingga 4 November.
"Desember Jani" ditayangkan perdana di TIFF pada 27 Oktober 2026 pukul 17.10 waktu setempat dan akan diputar lagi pada 29 Oktober 2026 pukul 13.30 waktu setempat.
Film tersebut dijadwalkan ditayangkan di Indonesia mulai 10 Desember 2026.