NADIKABAR.COM — An Se Young menunjukkan dominasinya di nomor tunggal putri. Ia dua kali juara di seri turnamen Eropa namun poinnya sudah satu bulan tidak bertambah.

An Se Young secara beruntun memenangkan Denmark Open dan French Open. Ia bahkan berhasil jadi yang terbaik di French Open setelah sempat mengeluhkan rasa sakit di betisnya usai Denmark Open.

Denmark Open dan French Open merupakan turnamen kategori Super 750. Juara di turnamen ini akan membuat sang pemenang memiliki 11 ribu poin. Artinya, An Se Young mendapat 22 ribu poin dari dua turnamen tersebut.

Namun dalam tampilan ranking BWF terbaru per 27 Oktober, poin An Se Young tetap di angka 122.287. Poin tersebut bahkan sudah bertahan sejak 6 Oktober.

An Se Young terakhir kali mengalami kenaikan poin pada 6 Oktober tersebut setelah ia memenangkan medali emas Asian Games. Kenaikannya pun tak signifikan yaitu 1000 poin dari pekan sebelumnya. Padahal poin juara Asian Games 2026 itu besar yaitu 12 ribu poin.

Itu semuanya terjadi karena sistem yang ada dalam penentuan ranking BWF. Poin dalam ranking BWF diambil dari hasil 10 turnamen terbaik yang didapat seorang atlet dalam 52 pekan terakhir.

Dalam tabel perolehan poin An Se Young, poin juara Denmark Open 2026 dan French Open 2026 bahkan belum masuk daftar hasil 10 turnamen terbaik. Pasalnya, tidak ada lagi poin turnamen yang lebih rendah yang bisa digantikan.

Sebelum memenangkan dua turnamen itu, An Se Young juga memenangkan sejumlah turnamen kategori Super 750 yaitu India Open, Singapore Open, dan China Masters. Hal itulah yang kemudian membuat poin An Se Young tidak bertambah dalam empat pekan terakhir meski dua kali juara turnamen Super 750.