NADIKABAR.COM — Camat Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Mustopa menegaskan kejadian viral di Jalan Kramat II, Kelurahan Pondok Pinang, bukan merupakan persoalan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), melainkan berkaitan dengan waktu pelaksanaan kegiatan yang mengganggu warga.
Mustopa mengatakan keluhan warga muncul karena penggunaan petasan atau kembang api dalam kegiatan tersebut berlangsung hingga larut malam.
"Bahwa kegiatan yang sempat viral beberapa hari yang lalu itu tidak ada kaitan sama sekali dengan SARA," kata Mustopa seusai rapat koordinasi keagamaan di Kantor Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta,