NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya pemerintah daerah memahami potensi wilayah masing-masing untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada belanja pemerintah, tetapi juga pada kemampuan daerah membangun ekosistem ekonomi sesuai dengan potensi yang dimiliki.

"Target pertumbuhan ekonomi 8 persen ini memerlukan dukungan dari pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala daerah kami minta untuk bisa mengidentifikasi potensinya apa saja dan memahami bagaimana cara menghitung dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Bima dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang digelar di Gedung Pola, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar, Jumat (18/9/2026). Rapat tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi.

Pada kesempatan ini, Bima menekankan realisasi belanja Pemda merupakan salah satu komponen dalam mendorong sekaligus menghitung pertumbuhan ekonomi. Karena itu, penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) tidak dapat serta-merta dijadikan satu-satunya alasan untuk menjelaskan naik atau turunnya pertumbuhan ekonomi suatu daerah.