Lebih lanjut, Bima menilai capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulsel yang berada di atas rata-rata nasional serta inflasi yang terkendali merupakan modal penting. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi tersebut berlangsung secara lebih merata dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
"PR-nya adalah, satu, bagaimana pertumbuhan ekonomi di tingkat Sulawesi Selatan secara agregat, itu juga bisa diikuti pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten, dan juga berdampak pada kesejahteraan, pengurangan pengangguran, penurunan kemiskinan, dan lain-lain. Sambil ada penguatan-penguatan ekosistem ekonomi di masing-masing daerah," pungkasnya.
Sebagai informasi, turut hadir dalam pada tersebut Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri La Ode Ahmad Pidana Bolombo, Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Jenderal Kemendagri Bachril Bakri, Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Andi Ony Prihartono, serta para kepala daerah se-Regional Sulawesi.