NADIKABAR.COM — Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia Harlin Erlianto Rahardjo mengatakan penyelenggaraan Kejuaraan Renang Master Asia Tenggara 2026, salah satunya bertujuan untuk mendorong masyarakat mencintai olahraga renang.
"Apalagi kami ingin terus menggelorakan gerakan 'Ayo Berenang' supaya masyarakat makin cinta, makin makin menggemari olahraga renang," ujar Harlin ketika berbicara kepada awak media di Stadion GBK Akuatik, Jakarta, Sabtu.
Harlin menambah Indonesia bisa menjadi tuan rumah Kejuaraan Renang Master Asia Tenggara ketiga ini tidak terlepas dari berkembangnya Master Swimming di tanah air.
Selain itu, fasilitas yang representatif Indonesia memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Renang Master Asia Tenggara 2026.
"Ya, jadi kebetulan saya juga di Eksekutif Komite dari South East Asia Aquatics, dan karena memang master swimming (renang untuk dewasa-red) sedang berkembang sekali di Indonesia dan kita punya GBK yang megah dan indah, kenapa kita tidak mengajukan?," kata Erlin.
Dia melanjutkan, Kejuaraan Renang Master Asia Tenggara 2026 itu mendapatkan dukungan dari South East Asia Aquatics karena merupakan program tahunan.
Harlin mengatakan pihaknya berharap penyelenggaraan Kejuaraan Renang Master Asia Tenggara ketiga ini dapat berlangsung lancar sekaligus menjadi ajang silaturahmi.
"Kami berharap di event ini selain dari kesuksesan dari apa namanya, masing-masing peserta untuk mencapai waktunya, tapi juga kesuksesan penyelenggaraan dan juga persaudaraan atau silaturahmi yang lebih erat antar teman-teman nih, teman-teman master swimmers se-Asia Tenggara," tutur Harlin.
PB Akuatik Indonesia menggelar 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, 17-18 Oktober.
Sekitar 600 perenang dari 76 klub dan komunitas di Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam ambil bagian atau meningkat dari edisi 2019 di Indonesia yang diikuti 344 peserta.