NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan bahwa kekayaan wisata kebugaran (wellness tourism) begitu luas mulai dari minuman tradisional seperti jamu hingga teknik pijat yang berbeda di tiap daerah.
"Tidak usah ditanya lagi apa yang tidak kita punya di Indonesia. (Pada wisata) kebugaran ini sudah sangat mengakar dalam kehidupan sehari-hari kita," kata Ni Luh saat berkunjung ke ANTARA Heritage Center (AHC) di Jakarta, Kamis.
Ni Luh mengatakan sejak zaman dahulu masyarakat Indonesia sudah gemar berkreasi untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat dan menyehatkan tubuh. Produk dalam wisata kebugaran tidak hanya bicara mengenai fisik, tetapi juga pikiran, jiwa, raga sampai makanan yang dikonsumsi.
Semuanya memiliki pemaknaan dan filosofinya sendiri. Dia mencontohkan dari sisi kuliner, pengalaman wisata kebugaran dapat dicoba dengan mencicipi jamu yang berasal dari Jawa.
Jamu yang terbuat dari rempah-rempah khas Indonesia sudah dipercaya dapat menjaga daya tahan serta kebugaran tubuh. Minuman serupa juga dapat ditemukan di Bali dengan nama loloh yang terbuat dari herbal alami.