Dari sisi pijat, berbagai macam spa tradisional yang sudah diwariskan secara turun temurun dari zaman berdirinya sejumlah kerajaan di tanah air. Proses pemijatan pun biasanya menggunakan minyak aroma terapi dengan wewangian yang khas dari daerah tersebut.

"Leluhur kita punya tradisi pijat bahkan saat ini Balinese dan Javanese massage sudah sangat mendunia. Saya pikir ini adalah suatu kekuatan yang perlu kita kuatkan di kancah global bahwa Indonesia sangat kaya," ujar Ni Luh.

Menurutnya, ekosistem wisata kebugaran pada masa kini semakin luas semenjak adanya berbagai olahraga yang menggabungkan unsur latihan fisik dengan meditasi atau relaksasi seperti yoga dan pilates.

Ni Luh juga menyampaikan Kementerian Pariwisata telah melihat potensi besar itu dapat berdampak luas bagi perekonomian bangsa, sehingga memasukkan wisata gastronomi, wisata bahari dan gastronomi sebagai tiga fokus dalam mengembangkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.