"Menjadi seorang pengacara dan seorang hakim, saya tetap ingin memastikannya terlebih dahulu," ucap hakim wanita berusia 85 tahun tersebut, yang ingin memastikan kebenaran kabar yang diterimanya.

Pillay menyinggung kiprahnya memimpin Komisi Penyelidikan Internasional Independen (COI) pada PBB, yang tahun lalu menyimpulkan bahwa genosida sedang terjadi di Jalur Gaza.

"Hal terakhir yang saya lakukan adalah penyampaian laporan mengenai Gaza, menyebut peristiwa di sana sebagai genosida," ujarnya.

"Salah satu tanggapan utama terhadap laporan tersebut adalah apresiasi atas keberanian saya. Dan Anda bisa membayangkan betapa terkejutnya saya, mengapa seseorang memerlukan keberanian untuk menyuarakan kebenaran?" sebut Pillay.

Ketua Komite Nobel Norwegia di Oslo, Jorgen Watne Frydnes, menyebut sosok Pillay telah berperan "sangat penting dalam memastikan bahwa kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida diadili".