Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi 10 kelurahan yang berhasil menembus babak final BSA 2026 dan berharap ajang tersebut semakin mendorong lahirnya inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan wilayah, sekaligus memotivasi seluruh kelurahan di Jakarta untuk berpartisipasi pada penyelenggaraan tahun berikutnya.

Pramono menilai ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan para lurah. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap peran perempuan dalam kepemimpinan wilayah, terlebih dua dari tiga peraih penghargaan utama tahun ini merupakan perempuan.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta Tona Hutauruk menjelaskan penyelenggaraan BSA tahun kedua ini menunjukkan peningkatan antusiasme yang signifikan. Pada 2025, ajang tersebut diikuti 27 kelurahan, sedangkan pada tahun ini, jumlah peserta meningkat menjadi 52 kelurahan, yang direkomendasikan oleh para wali kota dan bupati.

Dari proses seleksi, terpilih 10 kelurahan sebagai finalis, yakni Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan Pulau Panggang.