Paulinus mengatakan terdapat beberapa titik api di sekitar kawasan Long Sam dengan jumlah yang dapat berubah setiap hari. Sulitnya akses hingga menipisnya sumber air menjadi kendala petugas untuk melakukan pemadaman.

"Kendala utama pemadaman adalah lokasi yang sulit dijangkau, sumber air yang mulai mengering, api yang masuk ke lapisan tanah dan gambut, keterbatasan peralatan serta logistik, dan kondisi tim yang mulai kelelahan," ujar dia.

Kemarau panjang turut membuat debit sejumlah sumber air di Long Sam mengalami penurunan. Kendati demikian, kebutuhan air dan pakan seluruh satwa yang sedang menjalani rehabilitasi masih dapat dipenuhi.

"Namun, kami tetap melakukan langkah antisipasi karena kemarau menyebabkan debit beberapa sumber air menurun serta ketersediaan pakan alami semakin terbatas," kata dia.

Tim PPS Long Sam kini terus memantau persediaan untuk mengantisipasi kemarau berkepanjangan sekaligus ancaman karhutla di sekitar kawasan. Patroli dan pemadaman juga masih dilakukan bersama masyarakat dan instansi terkait.

"Persediaan air, pakan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat terus dipantau," kata dia.