NADIKABAR.COM β Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Tanah Air, Jumat (30/10), di antaranya, Kemendikdasmen hadirkan Pekan Guru Fest semarakkan Bulan Guru Nasional hingga BGN tangguhkan 6.097 SPPG tidak tertib sampaikan LPDH.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:
Kemendikdasmen hadirkan Pekan Guru Fest semarakkan Bulan Guru Nasional
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) siap menghadirkan serangkaian kegiatan, termasuk Pekan Guru Fest guna menyemarakkan Bulan Guru Nasional sekaligus mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga kependidikan dalam mendidik generasi bangsa.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan Bulan Guru Nasional menjadi momentum guna memperkuat penghargaan masyarakat terhadap profesi guru sekaligus mendorong para pendidik terus belajar dan berbagi praktik baik.
βSebagai bentuk ucapan terima kasih dan dukungan kami atas dedikasi para guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia yang telah mendidik generasi bangsa, tahun ini acara kembali kami gelar untuk meluncurkan Bulan Guru dan berbagai kegiatan yang kami persembahkan untuk guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia,β kata Nunuk dalam kegiatan Peluncuran Bulan Guru Nasional di SMP Negeri 216 Jakarta Pusat, Jumat.
Kemendikdasmen siap hadirkan cerita & beri penghargaan dedikasi guru
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) siap mengangkat hingga memberikan penghargaan atas kisah dedikasi para guru sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Guru Nasional 2026.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna menyeleksi para guru yang layak menerima penghargaan pada puncak perayaan Hari Guru Nasional, yang akan berlangsung pada 25-26 November dan direncanakan hadir Presiden Prabowo Subianto.
βSemua ini kami rangkum dalam satu tema, tema tahun ini masih sama dengan tahun yang lalu, yaitu Guru Hebat Indonesia Kuat,β kata Nunuk dalam kegiatan Peluncuran Bulan Guru Nasional di SMP Negeri 216 Jakarta Pusat pada Jumat.
BGN gandeng Kemendikdasmen adopsi SIPLah, perkuat sistem Loka MBG
Badan Gizi Nasional (BGN) menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) guna memperkuat tata kelola pengadaan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis melalui Loka MBG.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan kerja sama tersebut meliputi pengadopsian sistem pengadaan yang telah diterapkan di lingkungan Kemendikdasmen melalui SIPLah, dengan menyesuaikan kebutuhan BGN dalam mengelola pengadaan bahan pangan untuk Program MBG melalui aplikasi marketplace Loka MBG yang direncanakan rilis pada Desember 2026.
βPemilihan SIPLah didasarkan pada tujuan kami melihat benchmarking cara yang sudah terbukti, daripada ibaratnya kami mengarang-ngarang sesuatu yang belum pernah ada, jadi kami mengadopsi, meniru sesuatu yang memang sudah berjalan sudah baik di Kemendikdasmen, tinggal kami modifikasi sedikit,β kata Sudaryono usai mengikuti kegiatan Penandatangan Kerja Sama (PKS) tentang Dukungan Pengembangan Tata Kelola Belanja SPPG di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat.
BGN tangguhkan 6.097 SPPG tidak tertib sampaikan LPDH
Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan (suspend) atau memberi sanksi khusus terhadap 6.097 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak tertib dan disiplin dalam menyampaikan Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH).
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana menyampaikan kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Kepala BGN Nomor 24 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Hari Pelayanan Efektif dan Pemberian Insentif Ketersediaan dan Mutu Layanan SPPG.
"Berdasarkan data Kedeputian Penyediaan dan Penyaluran, per 28 Oktober 2026 terdapat 6.097 SPPG yang tidak menyampaikan LPDH secara tertib dan disiplin. Oleh karena itu, Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan mengeluarkan surat suspend khusus yang mulai diberlakukan pada Senin, 2 November 2026," ujar Ketut di Jakarta, Jumat.