Kolaborasi tersebut, menurut Zainal, diperlukan agar Anjungan Kaltara dapat menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan kekayaan seni, budaya, produk UMKM, dan peluang investasi daerah.
Gubernur Kaltara juga menargetkan kegiatan promosi di anjungan semakin beragam, mulai dari penyelenggaraan acara seni dan budaya, pameran produk UMKM, hingga penambahan koleksi benda seni, sejarah, dan budaya Kaltara.
“Kami ingin anjungan ini semakin aktif dengan berbagai kegiatan promosi. Produk UMKM dan koleksi seni, sejarah, serta budaya Kaltara juga perlu diperbanyak agar semakin dikenal masyarakat luas,” ujarnya.