Ia menegaskan bahwa memberikan dampak merupakan ujian sesungguhnya bagi institusi pendidikan tinggi. Dampak tersebut dapat terlihat ketika perguruan tinggi membantu petani lokal meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan terhadap perubahan iklim, maupun ketika teknologi energi bersih hasil pengembangan mahasiswa diterapkan untuk mendukung kebutuhan kota-kota di sekitarnya.
Kontribusi perguruan tinggi juga perlu tercermin dalam kemampuannya mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, dan menjaga kelestarian lingkungan.
"Peringkat memberikan kita kredibilitas untuk memimpin, sedangkan dampak adalah bukti dari apa yang telah kita berikan," ucap Badri.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi, untuk menempatkan mahasiswa dan talenta masa depan sebagai pusat perhatian dalam setiap pembahasan dan kerja sama.
Kolaborasi antar-perguruan tinggi, pemerintah, dan industri lintas negara perlu diarahkan untuk membangun masa depan pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan bersama serta menghasilkan manfaat berkelanjutan.