NADIKABAR.COM — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar Konvensi Nasional Tata Kelola dan Integritas Jurnal Ilmiah (KTJI) pada 9 November 2026 mendatang di Universitas Ciputra, Surabaya untuk memperkuat tata kelola dan integritas publikasi ilmiah nasional.
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani dalam taklimat media di Jakarta, Senin, mengatakan KTJI 2026 mengangkat tema “Memperkuat Integritas Tata Kelola Publikasi Ilmiah Indonesia”, menjadi penyelenggaraan perdana yang secara khusus membahas ekosistem publikasi dan produksi pengetahuan di perguruan tinggi.
"Apa yang kami bahas itu adalah bagian dari yang kita sebut sebagai roh dunia akademik, yaitu publikasi atau produksi pengetahuan dari berbagai kampus yang ada di Indonesia," katanya.
Dirjen Najib menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sekitar 29 ribu jurnal ilmiah, dengan sekitar 16 ribu di antaranya telah terakreditasi. Namun, jumlah jurnal pada peringkat akreditasi tertinggi masih terbatas.