Menurut Bagus, capaian tersebut menunjukkan pasar modal dapat menjadi alternatif sumber pembiayaan bagi perusahaan skala kecil dan menengah untuk mempercepat pengembangan usaha.
Selain melalui pasar modal, Kementerian UMKM juga mendorong pelaku waralaba memanfaatkan pembiayaan perbankan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), baik untuk memulai usaha maupun memperluas jaringan bisnis.
Bagus menekankan, kesiapan fundamental menjadi faktor penting bagi bisnis waralaba yang ingin meningkatkan skala usaha dan mengakses pembiayaan yang lebih luas.
Oleh karena itu, pelaku usaha menurutnya perlu memperkuat standardisasi prosedur operasional, menjaga konsistensi kualitas produk dan layanan, menerapkan tata kelola profesional, serta melindungi merek dagang.