NADIKABAR.COM — Kementerian Agama mengalokasikan Rp85,84 miliar untuk memulihkan 490 madrasah yang terdampak bencana di wilayah Sumatera yang digunakan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi madrasah negeri maupun swasta pada Tahun Anggaran 2026.

Dari 490 madrasah penerima bantuan, sebanyak 167 merupakan madrasah negeri dan 323 lainnya madrasah swasta. Program ini ditujukan untuk mengembalikan fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan.

“Saya berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga pada Januari 2027 anak-anak sudah dapat kembali belajar di madrasah ini,” ujar Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Arskal Salim dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Salah satu madrasah yang masuk dalam program pemulihan tersebut adalah MIN 5 Pidie Jaya di Seunong. Madrasah ini mengalami kerusakan berat akibat banjir hingga bangunannya hanyut dan tidak dapat lagi digunakan.