Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron menekankan pentingnya tindak lanjut setelah konferensi. Ia menyampaikan bahwa panitia telah berkoordinasi dengan sekitar 50 jurnal untuk mendukung publikasi karya ilmiah peserta.

Menurutnya, presentasi perlu menjadi kesempatan bagi penulis memperoleh masukan, memperbaiki makalah, dan membangun komunikasi dengan editor jurnal.

β€œUmpamanya dipresentasikan, lalu ada koreksinya. Editor sudah langsung terhubung, supaya karya itu bisa dipublikasikan, entah semester ini atau semester depan,” ujar Sahiron.

Skema tersebut diarahkan untuk memperkuat keberlanjutan proses akademik sekaligus memperluas pengakuan terhadap karya ilmiah PTKIN. Karena itu, hubungan antara penulis, panitia, dan pengelola jurnal perlu terus dikawal setelah kegiatan selesai.

Sahiron juga meminta penguatan diplomasi akademik melalui undangan kepada duta besar atau perwakilan negara mitra. Koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri didorong segera dilakukan untuk membuka peluang perluasan jejaring pendidikan dan kerja sama antarnegara.