NADIKABAR.COM β€” Sebanyak 35 penyuluh agama Islam dan Katolik dikerahkan untuk mendampingi pemulihan psikososial, spiritual, dan ketahanan keluarga, korban gempa bumi Flores pada tujuh wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

β€œSebanyak 35 penyuluh tersebut terdiri atas 16 penyuluh agama Islam dan 19 penyuluh agama Katolik,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Manggarai Timur Anselmus Panggabean dalam keterangannya diterima di Kupang, Senin.

Ia menyampaikan para penyuluh tersebut terlebih dahulu mendapatkan pembekalan dari Kemenag, Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Manggarai Timur.

Selanjutnya akan melakukan pendampingan di Kecamatan Sambi Rampas, Lamba Leda Utara, Elar, Borong, Ranamese, Congkar, dan Kota Komba Utara, dengan fokus pada kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, lansia, serta keluarga yang masih tinggal di tenda pengungsian.