NADIKABAR.COM β Kementerian Agama (Kemenag) mengintensifkan peningkatan kapasitas puluhan juru sembelih halal pada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) sebagai upaya membangun ekosistem halal yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.
βMelalui pelatihan dan sertifikasi Juleha, Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan berupaya memastikan pengembangan kompetensi tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi berlanjut menjadi kompetensi yang dapat diterapkan dan memberikan dampak di tengah masyarakat,β ujar Ketua LSP Badan Litbang dan Diklat Kemenag Efa Ainul Falah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Pelatihan juru sembelih halal ini digelar Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan (Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan) Kemenag bersama Lembaga Pelatihan SDM Halal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan LSP Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. Kegiatan ini mendapat dukungan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia.
Pelatihan Terintegrasi Sertifikasi Profesi Juru Sembelih Halal diikuti 30 peserta. mereka berasal dari bidang usaha Rumah Potong Hewan (RPH), Rumah Potong Unggas (RPU), serta penyembelih hewan kurban pada Masjid Jami di wilayah Jabodetabek.
Efa menegaskan pentingnya pelatihan yang terintegrasi dengan sertifikasi profesi sebagai bagian dari upaya memastikan kompetensi peserta dapat diukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.