Ia juga berharap kekayaan prasejarah Indonesia semakin dikenal dan mendapat perhatian lebih luas di tingkat internasional.
Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Paku Alam X, mengatakan bahwa kemajuan peradaban tidak semata-mata diukur dari seberapa jauh manusia melangkah, tetapi juga dari kebijaksanaannya memahami perjalanan yang telah dilalui.
Presiden IPPA, Anggraeni, menyampaikan bahwa kongres ini tidak hanya menjadi ruang untuk bertukar hasil penelitian, tetapi juga membuka kesempatan bagi para praktisi, profesional, dan peneliti untuk membangun interaksi, memperluas kolaborasi lintas disiplin, serta memperkuat kerja sama antar-institusi dan antarnegara.